Postingan

100 KEUTAMAAN ROSULULLAH SAW Al-Imam Jakfar Shadiq RA berkata : "Saya tidak ingin seseorang meninggal dunia sementara ia belum mengetahui sebagian perilaku Rasulullah Saw. Yaitu : 1. Ketika berjalan, beliau berjalan secara pelan-pelan dan wibawa. 2. Ketika berjalan, beliau tidak menyeret langkah kakinya. 3. Pandangan beliau selalu mengarah ke bawah. 4. Beliau senantiasa mengawali salam kepada siapa saja yang dilihatnya... tidak ada seorangpun yang mendahuluinya dalam mengucapkan salam. 5. Ketika menjabat tangan seseorang, beliau tidak pernah melepaskannya terlebih dahulu. 6. Beliau bergaul dengan masyarakat sedemikian rupa sehingga setiap orang berpikir bahwa dirinya adalah satu-satunya orang yang paling mulia di mata Rasulullah. 7. Bila memandang seseorang, beliau tidak memandang sinis bak pejabat pemerintah. 8. Beliau tidak pernah memelototi wajah seseorang. 9. Beliau senantiasa menggunakan tangan saat mengiyaratkan sesuatu dan tidak pernah mengisyaratkan dengan mat...
Nasehat Indah Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi al Maliki al Hasani,Ulama' Makkah al-Mukarramah : 1. Siapa saja yang memiliki kitab wiridku, bererti ia telah mendapatkan ijazah (izin untuk mengamalkannya). Ijazah itu bukan dariku, tetapi langsung dari para pengarang wirid-wirid tersebut. 2. Seharusnya seorang penuntut ilmu mempunyai bacaan wirid untuk menjaga dirinya dari kesesatan. 3. Seharusnya seorang penuntut ilmu banyak beribadah, dengan tujuan menjaganya dari perbuatan maksiat dan untuk memperkuat hafalannya. 4. Kunci segala rahasia bersumber pada bacaan selawat kepada Rasulullah Sollallahu Alaihi Wa Sallam 5. Jadikanlah Selawat kepada Rasulullah Sollallahu Alaihi Wa Sallam senantiasa berada diantara dirimu dan munajatmu. 6. Ketika kita memuji atau menyebut keutamaan seseorang, bukan bererti kita juga merendahkan pihak lain (yang tidak disebut) 7 Tidak meremehkan penuntut ilmu, kecuali orang bodoh. 8. Sikap patuh dan rendah hati dengan sedikit ilmu itu lebih ...

Kisah penuh hikmah : Lukman Al hakim

                                              Lukman Al Hakim. Satu-satunya manusia yang bukan nabi, bukan pula Rasul, tapi kisah hidupnya diabadikan dalam Qur'an adalah Lukman Al Hakim. Kenapa, tak lain, karena hidupnya penuh hikmah. Suatu hari ia pernah menasehati anaknya tentang hakikat hidup. "Anakku, jika makanan telah memenuhi perutmu, maka akan matilah pikiran dan kebijaksanaanmu. Semua anggota badanmu akan malas untuk melakukan ibadah, dan hilang pulalah ketulusan dan kebersihan hati. Padahal hanya dengan hati bersih manusia bisa menikmati lezatnya berdzikir." "Anakku, kalau sejak kecil engkau rajin belajar dan menuntut ilmu. Dewasa kelak engkau akan memetik buahnya dan menikmatinya." "Anakku, ikutlah engkau pada orang-orang yang sedangmenggotong jenazah, jangan kau ikut orang-orang yang hendak pergi ke pesta pernikahan. Karena jenazah akan mengingatkan en...
                        QAIDAH CINTA "Kau kuhalalkan atau kuikhlaskan" Begitulah kaidah cinta seorang mukmin yang menghormati kesucian cinta. Tegas dan tak kenal basa-basi.      Dia menyadari bahwa tak ada cinta yang halal sebelum ia menyatu dalam ikatan suci pernikahan. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada penawar yg lebih manjur bagi dua insan yg saling mencintai kecuali pernikahan“ (HR. Muslim) Sahabat... Takdir cinta akan selalu Indah pada masanya. Engkau hanya perlu bersabar dalam penantian dan pencarian, hingga Allah membawamu pada orang yang tepat diwaktu yang tepat. Tetaplah diatas jalan petunjuk-Nya, sekalipun ia terasa panjang. Jangan tergesa-gesa lalu berbelok menempuh jalan pintas. Tunggulah sampai cinta itu mekar.. Sebab memetiknya sebelum mekar sama dengan melawan kodrat syar'i-Nya. Katakan tidak untuk pacaran. ﺍﺗَّﻖِ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭﻻ ﺗَﻔُﺾَّ ﺍﻟْﺨَﺎﺗَﻢَ ﺇﻻ ﺑِ...

NASYID ISLAMI

Nasyid "Rasulullah" Rasulullah Dalam Mengenang Mu Kami Susuri Lembaran Sirah Mu Pahit Getir Perjuangan Mu Membawa Cahaya Kebenaran Engkau Taburkan Pengorbanan Mu Untuk Umat Mu Yang Tercinta Biar Terpaksa Tempuh Derita Cekalnya Hatimu Menempuh Ranjaunya Tak Terjangkau Tinggi Pekertimu Tidak Tergambar Indahnya Akhlak Mu Tidak Terbalas Segala Jasa Mu Sesungguhnya Engkau Rasul Mulia Tabahnya Hatimu Menempuh Dugaan Mengajar Erti Kesabaran Menjulang Panji Kemenangan Terukir Nama Mu Di Dalam Al-Quran Rasulullah Kami Umat Mu Walau Tak Pernah Melihat Wajah Mu Kami Cuba Mengingati Mu Dan Kami Cuba Mengamal Sunnah Mu Kami Sambung Perjuangan Mu Walau Kita Tak Pernah Bersua Tapi Kami Tak Pernah Kecewa Allah Dan Rasul Sebagai Pembela

Kisah Syaikh Ibnu Hajar Si anak batu

                   Ibnu Hajar si anak batu              Ibnu Hajar Al Asqalani, beliau adalah seorang anak yatim, Ayahnya meninggal pada saat beliau masih berumur 4 tahun dan ibunya meninggal ketika beliau masih balita. Di bawah asuhan kakak kandungnya, beliau tumbuh menjadi remaja yang rajin, pekerja keras dan sangat berhati-hati dalam menjalani kehidupannya serta memiliki kemandirian yang tinggi. Beliau dilahirkan pada tanggal 22 sya’ban tahun 773 Hijriyah di pinggiran sungai Nil di Mesir. Nama asli beliau adalah Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Ahmad bin Hajar Al-Kannani Al-Qabilah yang berasal dari Al-Asqalan. Namun ia lebih masyhur dengan julukan Ibn Hajar Al Asqalani. Ibnu Hajar berarti anak batu sementara Asqalani adalah nisbat kepada ‘Asqalan’, sebuah kota yang masuk dalam wilayah Palestina, dekat Ghuzzah. Suatu ketika, saat beliau masih belajar disebuah madras...
*Pelajaran Berharga dari Pesantren Nurul Iman Parung Bogor* Pesantren ini telah menggratiskan hampir 15.000 orang santrinya. Pertanyaannya kok bisa? Dari mana sumber dananya? Pertanyaan ini terjawab setelah kami melakukan kunjungan ke pesantren ini. Kami diajak keliling dan ditunjukkan ke beberapa unit usaha pesantren ini. Usaha roti yang produksi dan dikelola secara mandiri oleh pesantren dengan melibatkan para santri yang tela lulus S1 sekaligus memberikan bekal kewirausahaan bagi mereka ternyata mampu menggerakkan ekonomi pesantren. Tidak hanya itu, usaha percetakan untuk memproduksi semua kebutuhan proses belajar mengajar diproduksi sendiri dengan mengandalkan sistem ekonomi mandiri (yang presiden soekarno menyebutnya dengan _Berdikari_) diterapkan secara konsisten dengan komitmen tinggi untuk tidak bergantung pada pihak lain melalui sistem _Turn offer_ (perputaran asset ekonomi secara internal). Perjalanan kami berlanjut ke dapur umum pesantren yang harus menyiapkan makan 3x ...